UPAYA PEMERINTAH MENGHADAPI RESESI 2023
Keywords:
Resesi, Global, PemerintahAbstract
Perubahan kondisi perekonomuan terkait dengan ancaman dari resesi ekonomi global yang akan terjadi di tahun depan yaitu 2023. Hal ini menimbulkan ketidakpastian ekonomi yang tidak menutup kemungkinan Indonesia akan terkena imbas dari resesi tersebut. Terjadinya resesi ekonomi merupakan fenomena biasa dalam suatu perekonomian jangka panjang yang perekonomiannya terus tumbuh. Hal ini merupakan fenomena kemajuan maupun kemunduran ekonomi jangka panjang yang akan terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis indikator-indikator penyebab resesi dan bagaimana upaya pemerintah menghadapinya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif dengan sumber data berupa data sekunder yang diperoleh melalui pengumpulan data yakni studi kepustakaan dan analisis dokumen. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa resesi adalah penurunan pertumbuhan ekonomi selama dua kuartal berturut-turut yang ditandai dengan melemahnya PDB, meningkatnya pengangguran, dan turunnya daya beli masyarakat. Penyebabnya antara lain inflasi, deflasi berlebihan, gelembung aset pecah, guncangan ekonomi, serta ketidakseimbangan produksi dan konsumsi. Resesi berdampak pada defisit anggaran pemerintah, kebangkrutan perusahaan, dan PHK bagi pekerja. Untuk mengatasinya, pemerintah menerapkan strategi pemberdayaan ekonomi domestik, pengendalian inflasi, dan perbaikan iklim investasi. Pencegahan dilakukan melalui peningkatan belanja negara, bantuan UMKM, serta menarik investasi guna menjaga stabilitas ekonomi.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ardi Gumerlar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.