PENGOLAHAN KULIT JAGUNG MENJADI BUNGA DEKORATIF SEBAGAI UPAYA DAUR ULANG
DOI:
https://doi.org/10.60145/jdss.v2i7.215Keywords:
Kulit Jagung, Limbah Pertanian, Kerajinan Tangan, Daur Ulang Kreatif, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Kulit jagung merupakan limbah pertanian yang melimpah, terutama di daerah agraris seperti Kelurahan Pagal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai. Limbah ini selama ini kerap dibuang atau dibakar, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan pemborosan sumber daya alam. Pengolahan kulit jagung menjadi bunga dekoratif merupakan salah satu bentuk daur ulang kreatif yang dapat menambah nilai ekonomis limbah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan potensi kulit jagung, metode pembuatan bunga dekoratif, serta dampaknya terhadap aspek ekonomi dan lingkungan melalui studi kasus di Desa Pagal. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh dari observasi dan dokumentasi kemudian diproses melalui pengurangan, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan limbah kulit jagung memiliki potensi besar dalam menghasilkan produk kerajinan tangan berkualitas di Kelurahan Pagal. Selain memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kelurahan Pagal, inovasi ini juga memiliki dampak positif terhadap lingkungan dengan mengurangi jumlah limbah kulit jagung yang dibuang. Dengan kerjasama antara pelaku usaha, masyarakat, dan pihak terkait, potensi inovasi pengolahan limbah kulit jagung ini dapat lebih dikembangkan untuk mencapai hasil yang optimal dalam menghasilkan produk kerajinan tangan berkualitas di Kelurahan Pagal.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maria Angelina Rosita Begus, Maria Metilda Evi, Magdalena Narni, Kuladilah, Stevania Satrisi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












