PERAN PEMBINAAN BERBASIS SENI DAN BUDAYA DALAM MENDORONG PERUBAHAN PERILAKU POSITIF WARGA BINAAN : STUDI KASUS DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS I SURAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.60145/jdss.v2i11.293Keywords:
pembinaan berbasis seni dan budaya, rehabilitasi pemasyarakatan, perubahan perilaku, warga binaan, reintegrasi sosial.Abstract
Sistem pemasyarakatan di Indonesia mengedepankan paradigma rehabilitasi dan reintegrasi sosial melalui proses pembinaan yang bertujuan membentuk perubahan perilaku warga binaan agar mampu kembali berfungsi sebagai anggota masyarakat yang bertanggung jawab. Namun, berbagai permasalahan, seperti overkapasitas, keterbatasan sumber daya, serta kompleksitas karakteristik warga binaan, masih menjadi tantangan dalam mewujudkan pembinaan yang efektif. Kondisi tersebut menuntut adanya pendekatan pembinaan yang lebih humanis, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan potensi individu. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pembinaan berbasis seni dan budaya dalam mendorong perubahan perilaku positif warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan berbasis seni dan budaya berkontribusi terhadap peningkatan disiplin, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, pengendalian emosi, rasa percaya diri, serta kesadaran moral warga binaan. Integrasi seni, budaya lokal, pendidikan karakter, pembinaan keagamaan, dan pelatihan keterampilan mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih partisipatif, membangun identitas positif, serta memperkuat kesiapan warga binaan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis pembinaan berbasis seni dan budaya sebagai mekanisme rehabilitasi yang mengintegrasikan nilai budaya lokal, pembelajaran sosial, pendidikan karakter, dan pengembangan keterampilan dalam membentuk perubahan perilaku warga binaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembinaan berbasis seni dan budaya merupakan pendekatan rehabilitatif yang efektif dan berpotensi menjadi alternatif penguatan kebijakan pembinaan pemasyarakatan yang lebih humanis, kontekstual, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bhanad Shofa Kurniawan, Ade Novita Pramodatiara (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












