PENGARUH KURIKULUM INTEGRATIF DAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KOMPETENSI SANTRI MELALUI STUDENT ENGAGEMENT DI MADRASAH ALIYAH AL-ISLAH BOBOS DUKUPUNTANG CIREBON
DOI:
https://doi.org/10.60145/jdss.v2i10.258Keywords:
Kurikulum Integratif, Kepemimpinan Transformasional, Kompetensi Santri, Student EngagementAbstract
Perkembangan pendidikan Islam di era globalisasi menuntut lembaga pendidikan tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi spiritual, karakter, dan keterampilan yang mampu menjawab tantangan zaman. Madrasah sebagai institusi pendidikan Islam perlu mengembangkan kurikulum integratif yang menyatukan ilmu pengetahuan umum dengan nilai-nilai keislaman. Di sisi lain, kepemimpinan transformasional kepala madrasah berperan penting dalam menciptakan budaya belajar inovatif dan memotivasi warga sekolah. Keberhasilan kedua aspek tersebut sangat bergantung pada tingkat keterlibatan santri (student engagement), karena partisipasi aktif, komitmen, dan keterikatan emosional menjadi penentu optimal tidaknya pencapaian kompetensi. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengkaji sinergi antara kurikulum, kepemimpinan, dan keterlibatan santri dalam meningkatkan kualitas pendidikan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kurikulum Integratif dan Kepemimpinan Transformasional terhadap kompetensi santri melalui Student Engagement di Madrasah Aliyah Al-Islah Bobos, Dukupuntang, Cirebon. Secara khusus, penelitian ini menelaah sejauh mana integrasi nilai keislaman dan ilmu pengetahuan serta gaya kepemimpinan transformasional dapat meningkatkan keterlibatan santri dalam pembelajaran, dampaknya terhadap peningkatan kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap, serta merumuskan strategi peningkatan mutu pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari berbagai sumber tertulis seperti buku ilmiah, jurnal penelitian, artikel akademik, hasil penelitian terdahulu, serta dalil Al-Qur’an dan Hadits yang relevan. Seluruh data dikaji, dibandingkan, dan dianalisis secara mendalam untuk menggambarkan hubungan antarvariabel, sehingga diperoleh pemahaman komprehensif mengenai peran kurikulum integratif dan kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kompetensi santri melalui keterlibatan belajar.Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Integratif dan Kepemimpinan Transformasional memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kompetensi santri melalui Student Engagement. Kurikulum yang memadukan nilai agama dan ilmu umum menciptakan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan relevan, sehingga mendorong keterlibatan aktif santri. Sementara itu, kepemimpinan transformasional yang visioner dan inspiratif memperkuat budaya akademik positif serta motivasi belajar. Tingginya keterlibatan santri menjadikan mereka lebih aktif, disiplin, dan bertanggung jawab, yang berdampak langsung pada peningkatan kompetensi kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Sebaliknya, jika implementasi kurikulum tidak adaptif dan kepemimpinan tidak dinamis, keterlibatan belajar menurun dan pencapaian kompetensi menjadi kurang optimal.Kurikulum Integratif dan Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh positif dan penting terhadap kompetensi santri, dengan Student Engagement sebagai faktor penghubung yang memperkuat hubungan keduanya. Penerapan kurikulum yang terpadu membuat pembelajaran lebih relevan dan bermakna, sedangkan kepemimpinan transformasional menciptakan lingkungan pendidikan yang inspiratif dan kolaboratif. Sinergi antara ketiga elemen tersebut menjadi kunci utama peningkatan mutu pendidikan di madrasah, yang mampu menghasilkan lulusan berkompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi serta perubahan sosial di era modern.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Yasir Arafah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












