Literasi Sains Masyarakat dan Dampaknya pada Pengambilan Keputusan Publik
DOI:
https://doi.org/10.60145/jdss.v2i9.237Keywords:
Literasi Sains, Pengambilan Keputusan Publik, Pemahaman Ilmiah, Kebijakan Publik, Partisipasi MasyarakatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi sains masyarakat serta mengkaji dampaknya terhadap kualitas dan arah pengambilan keputusan publik di berbagai bidang kehidupan, seperti kesehatan, lingkungan, dan kebijakan pembangunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan kajian dokumen, serta didukung oleh data sekunder dari survei literasi sains nasional dan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi sains masyarakat Indonesia masih berada pada kategori sedang, yang berarti sebagian besar masyarakat memiliki pemahaman dasar namun belum mampu mengaplikasikan pengetahuan ilmiah secara kritis dalam situasi nyata. Temuan utama mengungkapkan bahwa tingkat literasi sains memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan publik yang rasional, berbasis bukti, dan bertanggung jawab. Masyarakat dengan literasi sains yang tinggi cenderung lebih kritis terhadap informasi, lebih mudah menerima inovasi, dan berpartisipasi aktif dalam kebijakan yang berkelanjutan. Sebaliknya, rendahnya literasi sains memicu penyebaran informasi salah, kerentanan terhadap hoaks, dan pengambilan keputusan yang tidak mendukung kemajuan bersama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi sains merupakan prasyarat utama dalam menciptakan tata kelola publik yang baik, demokratis, dan berbasis pengetahuan.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti, Maimuna (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












