PENGERTIAN TAURIYAH DAN CONTOHNYA DALAM AL-QUR’AN
DOI:
https://doi.org/10.60145/jdss.v2i11.271Keywords:
Balaghah, Tauriyah, Makna Qarib, Makna Ba’idAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendalami konsep tauriyah sebagai salah satu gaya bahasa
(muhassinat ma’nawiyah) dalam ilmu balaghah serta aplikasinya dalam ayat-ayat AlQur’an. Tauriyah merupakan teknik retorika di mana seorang penutur menggunakan kata tunggal yang memiliki dua makna: makna dekat (qarib) yang jelas namun tidak dimaksudkan, dan makna jauh (ba’id) yang samar namun merupakan tujuan sebenarnya. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa tauriyah dalam Al-Qur'an tidak hanya berfungsi sebagai penghias estetika bahasa, tetapi juga sebagai sarana penyampaian pesan ketuhanan yang mendalam, terutama dalam menjelaskan ayat-ayat mutasyabihat. Berdasarkan strukturnya, tauriyah diklasifikasikan menjadi empat jenis: mujarradah, murasysyahah, mubayyanah, dan muhayyaah. Melalui pemahaman terhadap tauriyah, pembaca dapat menangkap dimensi makna yang lebih kaya dan menghindari kesalahpahaman tekstual terhadap pesan-pesan Al-Qur'an.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Risyda Luthfiyah, Anisa Amelia Putri (Author); Khoirul Saleh Lubis (Translator)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












