TANAFURI AL-HURUF, GHARABAH, MUKHALAFATUL QIYAS DALAM PERSPEKTIF BALĀGHAH AL-QUR’ĀN

Authors

  • Sarwan Hamid Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Author
  • Aimy Naziha R Prodi Ilmu Al- Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Author

DOI:

https://doi.org/10.60145/jdss.v2i11.273

Keywords:

Tanâfur al-Hurûf, Gharābah, Mukhâlafat al-Qiyâs, Balāghah, Al-Qur’an

Abstract

Dalam mempelajari keindahan Al-Qur’an dalam Balaghatul Quran, kita mengenal istilah fashāhah atau kefasihan bicara. Agar sebuah kalimat dianggap fasih, ia harus terhindar dari tiga masalah utama: Tanâfur al-Hurûf (kata yang susah diucapkan), Gharābah (kata yang aneh/asing), dan Mukhâlafat alQiyâs (kata yang melanggar aturan tata bahasa). Tulisan ini dibuat untuk membahas bagaimana ketiga hal tersebut dilihat dalam perspektif Balāghah Al-Qur’an, dengan mengambil inspirasi dari pemikiran tokoh besar bernama ‘Abd al-Qāhir al-Jurjānī. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan data dari berbagai buku dan artikel ilmiah, terutama kitab Dalā’il al-I’jāz. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an adalah mukjizat karena berhasil menyusun kata-kata yang sangat indah tanpa ada satu pun kata yang sulit diucap, terasa asing, atau salah aturan. Seperti pendapat al-Jurjānī, kehebatan Al-Qur’an bukan cuma karena bunyinya yang enak didengar, tapi karena ketepatan pemilihan katanya yang sangat pas dengan makna yang ingin disampaikan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-20

How to Cite

TANAFURI AL-HURUF, GHARABAH, MUKHALAFATUL QIYAS DALAM PERSPEKTIF BALĀGHAH AL-QUR’ĀN. (2026). Jurnal Dinamika Sosial Dan Sains, 2(11), 1333-1342. https://doi.org/10.60145/jdss.v2i11.273

Similar Articles

21-30 of 154

You may also start an advanced similarity search for this article.