PEMBAGIAN ISTI’ARAH DAN CONTOHNYA AL-ISTI’RAH DALAM AL-QUR’AN
DOI:
https://doi.org/10.60145/jdss.v2i11.278Keywords:
Isti‘Ārah, Balāghah, Ilmu Bayān, Al-Qur’an, RetorikaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep isti‘ārah sebagai salah satu cabang utama dalam ilmu bayān dalam disiplin balāghah, serta menganalisis rukun, klasifikasi, dan fungsi retorisnya dalam Al-Qur’an. Isti‘ārah merupakan penggunaan lafaz pada makna yang bukan makna asalnya dengan adanya hubungan keserupaan disertai qarinah yang menghalangi makna literal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung unsur isti‘ārah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isti‘ārah memiliki peran penting dalam memperkuat makna, memperindah ungkapan, serta memudahkan pemahaman konsep abstrak melalui representasi konkret. Selain itu, klasifikasi isti‘ārah yang meliputi isti‘ārah taṣrīḥiyyah dan makniyyah, serta asliyyah dan taba‘iyyah, menunjukkan kekayaan gaya bahasa Al-Qur’an yang memiliki nilai estetika dan retoris yang tinggi. Dengan demikian, isti‘ārah tidak hanya berfungsi sebagai gaya bahasa, tetapi juga sebagai sarana penyampaian makna yang mendalam dan efektif.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rafiah Dian Safitri, Muhammad Hafiz Purba (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












