ANALISIS KONSEP AL-TASYBIHDALAM KEUNIKAN BAHASA AL-QUR’AN
DOI:
https://doi.org/10.60145/jdss.v2i11.282Keywords:
Balaghah, Tasybih, Perumpamaan, Bagaikan, Adatul TasybihAbstract
Salah satu aspek kebahasaan yang menarik untuk dikaji adalah ilmu balaghah, khususnya ilmu bayan yang membahas tentang cara penyampaian makna melalui berbagai gaya bahasa, salah satunya tasybih. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep tasybih dalam Al-Qur’an yang meliputi pengertian, rukun, jenis-jenis, serta contoh penerapannya dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tasybih merupakan gaya bahasa yang efektif dalam menjelaskan makna abstrak menjadi lebih konkret dan mudah dipahami. Tasybih dalam Al-Qur’an memiliki rukun yang terdiri dari musyabbah, musyabbah bih, adat tasybih, dan wajhu syabah, serta memiliki berbagai jenis seperti tasybih mursal, mu’akkad, mufashshal, mujmal, dan baligh. Setiap jenis tasybih memiliki karakteristik tersendiri yang menunjukkan keindahan dan kedalaman makna bahasa Al-Qur’an. Dengan demikian, kajian tasybih tidak hanya memperkaya pemahaman terhadap bahasa Arab, tetapi juga membantu dalam memahami pesan-pesan Al-Qur’an secara lebih mendalam.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Devina Tanjung, Irfansyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












